Rabu, 18 Juni 2014

Lemahku..

Hari ini aku merasa sangat payah,  kebingungan dan tak tau harus apa..
semua resah kehidupan yang memang sudah diujung tanduk !
semuanya seolah serba salah entahlah ya Allah kuatkan hambamu ini, berikan jalan keluar untukku, dari semua permasalahan duniawi ini ya Rabb...
Dimana arah-arah ini terasa berat bagiku, yaAllah aku percaya pertolonganMu, kuasa dan Kemaha BesaranMu akan menolongku..
engkaulah penolong bagi setiap yang kesuliatan, padamulah segalanya bermuara ya Allah..

Senin, 16 Juni 2014

Dicoba part II

Hari ini idul adha, tak kudengar lama tentang dia yang paling dalam tancapkan luka, namanya masih tertera di catatan diary ku Muhammad Nasri, dibalik sebelum lembaran kisahnya masih tertera nama setiawan !
Iya aku memang sering menulis tentang kisahku..
Aku mulai intim lagi dengan keluargaku, aku anak pertama adikku banyak.. 5 iya mereka seperti mahkluk yang diciptakan begitu saja kadang membuat hari-hariku menjengkelkan !
Kita memang selalu mengadakan bakar-bakar sate kalau idul adha, tawa-tawa menggeliat antara keluarga ini big family kataku.. bulan-bulan ini aku memang banyak sekali di-pdkt-in orang lain, semuanya aku tolak ! aku tak mau, aku tidak bisa, aku tak bahagia dijalan itu..
Biarlah begini mandiri, keluarga sederhana yang telah membesarkan aku, banyak sekali yang terjadi akhir-akhir ini, kesalahan lagi yang kudapat, harusnya aku menunda untuk kuliah dan tidak terlalu memaksakan semuanya pada orang tuaku, tapi aku keras kepala aku bersikeras dan ingin masuk tahun sekarang , iya aku nekad meski tanpa restu, aku menjamin aku akan membantu pembiayaannya sendiri kataku waktu itu membentak iya, aku tidak bisa kontrol disini semuanya emosi, lag-lagi Tuhan ampuni aku..
Alasanku simple, aku tak ingi ketinggalan.. aku perempuan !
Iya aku ingin sekali membahagiakan keluargaku tentu saja namun dengan caraku sendiri, walau mereka tidak mengerti, siang itu digazebo ketika kami menyantap sate hasil bakaran ayah, kudengar sura pesan singkat disakuku..
Hmm tumben padahal semua orang sudah kujauhi, masih saja ada yang berani sms huhh... sesaat kupandangi layar hp, ahh paling juga anak-anak.. kutekan open dan.. “gimana kabar kamu ? sehat?.., aku sadar hari-hari tanpamu sepi, maafkan aku.. mungkin kamu sudah bahagia disana”
Perasaanku campur aduk bahagia dan sedikit sedih iya dia sms lagi sekian lama begitu terakhir puisi yang kukirim isinya tiga bait tidak mengundnag balasan, sekarang dia sendiri yang sms.. huhh..
Aku terlalu sulit melepaskan mimpiku bersamnya untuk hidup kebih baik dahulu sempat begitu, bahkan kurasakan ! aku balas “ alhamdullih,kmu?.. yahh aku jugaa.. bahagia? Kukira kau yang bahagia ?”
Akhirny percakapan kita berlanjut saling jujur, di tidak bisa hidup tanpaku.. akupun, iya tak kutahan kita balikan lagi huhh.. aku berjanji pada diriku akan lebih baik.. ini saja sekali ini.. aku membuka hati !
Bulan-bulan berlalu aku dengannya mulai berubah , hidup ku dan dia mulai tertata.. backstreet dan tanpa restu sebentar lagi pupus aku terus berusaha mambujuk orangtuaku..  juga sikaf daia yang mulai membaik, aku senang akhirnya keluarnya pun sangan menerima ku, selain hal-hal kecil yang kadang membuat kita pupus atau jenuh, namun berusaha untuk menangkalnya, kisahku kembali mekar, namun kebiasaan dan tabeatku tetap saja kadang ada, dan tentu saja sebuah hubungan akan berujung tujuan , aku dan dia berencana dan berharap bisa menikah iya menikah pencapaian utama !
Tentu saja aku senang dia ingin menikahiku..  lorangtuaku biasa saja, terlihat setuju dtapi terlihat tak setuju, aku dasar mungkin orang tuaku tidak terima aku kuliah dan sekarang harus menikah ditengah jalan meskipun itu hanya rencana, orang tuaku seolah tidak rela dengan apa yang dia perjuangkan untukku, jika nanti akhrnya aku han ya akan jadi milik orang lain, aku sadar aku paham, tapi beginilah hakikat perempuan !
Aku tidak melupakan tujaunku ingin membahagiakan mereka sungguh !
Aku merasa aku bisa melaukanya beriringan iya aku yakin, tapi orang tuaku tak yakin, iya kami memang tidak mampu ke jalan manapun dua-duanya mentok bagi mereka, menikahkan anaknya sangat sulit dengan keadaan kita sekarang yang biasa saja, meneruskan kuliah juga berat ayah dan ibu sudah kecewa dan tak sanggup lagi, aku bingung.. sementara harapanku didepan mata..
Setiap hari hanya pertengkaran yang ada dirumah ini..    

sambung...))                        



Hidup dicoba-coba (''-'')//

Entah pa yang ada didalam benakku sekarang, rasanya seua begitu terasa mendera, aku punya banya hal yang ku inginkan disini namun halnya didunia semuanya akan sangat terasa tidak mudah untuk aku lalui..
Aku hidup layaknya orang lain kebanyakan, aku juga punya kenangan akupun bisa jatuh cinta dan mencintai.. meskipun sepenggal kisahku hanyalah rasa perih dan kecewa manusia,,
Aku tengah menjalin hubungan dengan seseorang yang sudah aku kenal sejak kurang lebih 3 tahun sejak pertama kita pacaran 2 tahun manjalaninya, awalnya memang ia hanya sebagai pelampiasan semata sebab waktu itu baru saja aku putus dengan mantan kekasihku sekarang iya, aku hanya tak ingin waktuku habis didera kesedihan maka aku berlari kejalan lain yaitu berpacaran dengannya.
Hari-hari berlalu begitu saja, aku yang orang lain kenali, kini aku mendengar banyak sekali yang berubah dari diriku juga sikafku, sebelumnya aku memang benar-benar anak yang patuh seiring dengan perasaan dan rasa suka yang mulai tumbuh dan akupun tau ternyata ia sedari dulupun menyukaiku, rasa-rasanya memang terasa sangat senang, fun ! bahagia ! aku temui  jalan baru dan cara hidup yang baru, iya disisi lain hatiku menyadarinya ada kesalahan dalam hidupku selain rasa cinta yang terus saja tak tau aturan hingga aku lepas dan hilang kendali, aku menjadi liar !
Aku memang anak yang mudah bergaul, yaa agar aku tidak  bodoh dan katro meskipun asal ku dari kampung !
Aku jalani hidup dan hubungan ini tak tau arah dan aturan, aku mulai menentang orang tuaku ! aku keluar malam hanya sekedar jalan-jalan, aku berbohong dengan alasan tugas hanya untuk menonton konser dan jalan-jalan ! hari-hari liburku kuhabiskan menikmati rasa cinta yang ada hingga aku tak menyadar sedikitpun segala cara aku lakukan hanya untuk bersama dengannya..
Cintakah? Atu hanya kegilaan..
Aku seakan buta dan tdak peduli siapa dia, aku tidak peduli ! juga seburuk apa yang orang lain katakan..
Yang aku tau sejak awal memang dia begitu aku tau konsekuensiya, maka aku ingin merubahnya dan ku juga untuk sama-sama menjadi lebih baik, sempat tujuanku begitu.. dan memang akhirnya begitu, meski aku harus masuk ke dunianya yang asing, tapi aku menikmati semua ini, aku sempat di bilang perempuan tolol dan bodoh kenapa bisa dengannya ! entalah malah aku tak peduli sama sekali apa yang mereka katakan, aku sering disakiti aku diam saja. Dia mulai bertingkah semaunya, selingkuh dan dekat dengan sahabat ops teman ku sendiri, lagi-lagi memang aku sudah tidak punya sahabat semenjak kecewa pada nya..
Awal-awal dulu iya kegilaan ini hanya untuk menutupi rasa perih akibat sakit dahlu sekarang orang itu malah iba melihat kisahku sekarang, dia datang lagin memberi kabar dan rasa ketidak setujuannya atas hubunganku, padahal dia temannya.. dia mengingnkan status mantan kembali menjadi kakak.. iya dulu awalnya kita hanya adik-kakak saja berani saling mencintai, lalu saling melukai, semudah itu dia ingin meperbaikinya..
Tapi yasudahlah aku terima dengan lapang dada lagi-lagi..
Hari-hari aku menjadi asing.. sakit kacau terpuruk.. jiwaku rapuh dan hancur sulit aku kembali kejalan semula, disini terlalu menyiksa..
Berahari-hari aku sabar menghadapinya juga sikaf dia yang begitu saja sementara perasaan dan cintaku terus saja tumbuh aku tak tau apakah dia tau begitu dalamnya aku, sementara dia terlihat memudar.. hingga aku memang tidak pernah tau apa yang ada didalam hatinya dan benaknya..  sampai dia tidak pernah berucap cinta lagi..
Aku lelah pada suatu hari aku dengannya benar-benar berpisah.. berbulan lamanya aku menjadi pendiam dalam sesal dan maniak diantara teman-temanku.. dunia baru kala itu sebab aku baru saja masuk sekolah tinggi.. iya, aku kuliah.. tidak terasa memang.. masa-masa ospek bertemu orang baru kuingat masa-masa lalu..
Masa-masa memiliki teman yang gila, gila jalan-jalan ! gila happy-happy.. juga Kebodohan dan kenakalan dibalik lugu seragam putih abu.. mewarnai jalanan dengan suara khas knalpot vesva tua dengannya aku begitu ramah dan meikmati hujan, orang tuaku sering cemas, murka dan membentak di pesan singkat karna telepon berkal-kali tak kujawab, aku sering begitu sangat sering bahkan berkali-kali diusir karna pulang telat !
Iya orang tuaku kecewa selama ini aku pernah hidup dipesantren aku dididik aku mengaji tapi hasilnya orangtua mana yang tidak kecewa.. iya aku sadar , tapi hanya sebatas sadar saja.. bodoh semoga Tuhan mengampuni aku..