Entah pa yang ada didalam benakku sekarang, rasanya seua
begitu terasa mendera, aku punya banya hal yang ku inginkan disini namun halnya
didunia semuanya akan sangat terasa tidak mudah untuk aku lalui..
Aku hidup layaknya orang lain kebanyakan, aku juga punya
kenangan akupun bisa jatuh cinta dan mencintai.. meskipun sepenggal kisahku
hanyalah rasa perih dan kecewa manusia,,
Aku tengah menjalin hubungan dengan seseorang yang sudah aku
kenal sejak kurang lebih 3 tahun sejak pertama kita pacaran 2 tahun manjalaninya,
awalnya memang ia hanya sebagai pelampiasan semata sebab waktu itu baru saja
aku putus dengan mantan kekasihku sekarang iya, aku hanya tak ingin waktuku
habis didera kesedihan maka aku berlari kejalan lain yaitu berpacaran
dengannya.
Hari-hari berlalu begitu saja, aku yang orang lain kenali,
kini aku mendengar banyak sekali yang berubah dari diriku juga sikafku,
sebelumnya aku memang benar-benar anak yang patuh seiring dengan perasaan dan
rasa suka yang mulai tumbuh dan akupun tau ternyata ia sedari dulupun
menyukaiku, rasa-rasanya memang terasa sangat senang, fun ! bahagia ! aku temui
jalan baru dan cara hidup yang baru, iya
disisi lain hatiku menyadarinya ada kesalahan dalam hidupku selain rasa cinta
yang terus saja tak tau aturan hingga aku lepas dan hilang kendali, aku menjadi
liar !
Aku memang anak yang mudah bergaul, yaa agar aku tidak bodoh dan katro meskipun asal ku dari kampung
!
Aku jalani hidup dan hubungan ini tak tau arah dan aturan,
aku mulai menentang orang tuaku ! aku keluar malam hanya sekedar jalan-jalan,
aku berbohong dengan alasan tugas hanya untuk menonton konser dan jalan-jalan !
hari-hari liburku kuhabiskan menikmati rasa cinta yang ada hingga aku tak
menyadar sedikitpun segala cara aku lakukan hanya untuk bersama dengannya..
Cintakah? Atu hanya kegilaan..
Aku seakan buta dan tdak peduli siapa dia, aku tidak peduli
! juga seburuk apa yang orang lain katakan..
Yang aku tau sejak awal memang dia begitu aku tau
konsekuensiya, maka aku ingin merubahnya dan ku juga untuk sama-sama menjadi
lebih baik, sempat tujuanku begitu.. dan memang akhirnya begitu, meski aku
harus masuk ke dunianya yang asing, tapi aku menikmati semua ini, aku sempat di
bilang perempuan tolol dan bodoh kenapa bisa dengannya ! entalah malah aku tak
peduli sama sekali apa yang mereka katakan, aku sering disakiti aku diam saja.
Dia mulai bertingkah semaunya, selingkuh dan dekat dengan sahabat ops teman ku
sendiri, lagi-lagi memang aku sudah tidak punya sahabat semenjak kecewa pada
nya..
Awal-awal dulu iya kegilaan ini hanya untuk menutupi rasa
perih akibat sakit dahlu sekarang orang itu malah iba melihat kisahku sekarang,
dia datang lagin memberi kabar dan rasa ketidak setujuannya atas hubunganku,
padahal dia temannya.. dia mengingnkan status mantan kembali menjadi kakak..
iya dulu awalnya kita hanya adik-kakak saja berani saling mencintai, lalu
saling melukai, semudah itu dia ingin meperbaikinya..
Tapi yasudahlah aku terima dengan lapang dada lagi-lagi..
Hari-hari aku menjadi asing.. sakit kacau terpuruk.. jiwaku
rapuh dan hancur sulit aku kembali kejalan semula, disini terlalu menyiksa..
Berahari-hari aku sabar menghadapinya juga sikaf dia yang
begitu saja sementara perasaan dan cintaku terus saja tumbuh aku tak tau apakah
dia tau begitu dalamnya aku, sementara dia terlihat memudar.. hingga aku memang
tidak pernah tau apa yang ada didalam hatinya dan benaknya.. sampai dia tidak pernah berucap cinta lagi..
Aku lelah pada suatu hari aku dengannya benar-benar
berpisah.. berbulan lamanya aku menjadi pendiam dalam sesal dan maniak diantara
teman-temanku.. dunia baru kala itu sebab aku baru saja masuk sekolah tinggi..
iya, aku kuliah.. tidak terasa memang.. masa-masa ospek bertemu orang baru
kuingat masa-masa lalu..
Masa-masa memiliki teman yang gila, gila jalan-jalan ! gila
happy-happy.. juga Kebodohan dan kenakalan dibalik lugu seragam putih abu..
mewarnai jalanan dengan suara khas knalpot vesva tua dengannya aku begitu ramah
dan meikmati hujan, orang tuaku sering cemas, murka dan membentak di pesan
singkat karna telepon berkal-kali tak kujawab, aku sering begitu sangat sering
bahkan berkali-kali diusir karna pulang telat !
Iya orang tuaku kecewa selama ini aku pernah hidup
dipesantren aku dididik aku mengaji tapi hasilnya orangtua mana yang tidak
kecewa.. iya aku sadar , tapi hanya sebatas sadar saja.. bodoh semoga Tuhan
mengampuni aku..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar