Senin, 16 Juni 2014

Hidup dicoba-coba (''-'')//

Entah pa yang ada didalam benakku sekarang, rasanya seua begitu terasa mendera, aku punya banya hal yang ku inginkan disini namun halnya didunia semuanya akan sangat terasa tidak mudah untuk aku lalui..
Aku hidup layaknya orang lain kebanyakan, aku juga punya kenangan akupun bisa jatuh cinta dan mencintai.. meskipun sepenggal kisahku hanyalah rasa perih dan kecewa manusia,,
Aku tengah menjalin hubungan dengan seseorang yang sudah aku kenal sejak kurang lebih 3 tahun sejak pertama kita pacaran 2 tahun manjalaninya, awalnya memang ia hanya sebagai pelampiasan semata sebab waktu itu baru saja aku putus dengan mantan kekasihku sekarang iya, aku hanya tak ingin waktuku habis didera kesedihan maka aku berlari kejalan lain yaitu berpacaran dengannya.
Hari-hari berlalu begitu saja, aku yang orang lain kenali, kini aku mendengar banyak sekali yang berubah dari diriku juga sikafku, sebelumnya aku memang benar-benar anak yang patuh seiring dengan perasaan dan rasa suka yang mulai tumbuh dan akupun tau ternyata ia sedari dulupun menyukaiku, rasa-rasanya memang terasa sangat senang, fun ! bahagia ! aku temui  jalan baru dan cara hidup yang baru, iya disisi lain hatiku menyadarinya ada kesalahan dalam hidupku selain rasa cinta yang terus saja tak tau aturan hingga aku lepas dan hilang kendali, aku menjadi liar !
Aku memang anak yang mudah bergaul, yaa agar aku tidak  bodoh dan katro meskipun asal ku dari kampung !
Aku jalani hidup dan hubungan ini tak tau arah dan aturan, aku mulai menentang orang tuaku ! aku keluar malam hanya sekedar jalan-jalan, aku berbohong dengan alasan tugas hanya untuk menonton konser dan jalan-jalan ! hari-hari liburku kuhabiskan menikmati rasa cinta yang ada hingga aku tak menyadar sedikitpun segala cara aku lakukan hanya untuk bersama dengannya..
Cintakah? Atu hanya kegilaan..
Aku seakan buta dan tdak peduli siapa dia, aku tidak peduli ! juga seburuk apa yang orang lain katakan..
Yang aku tau sejak awal memang dia begitu aku tau konsekuensiya, maka aku ingin merubahnya dan ku juga untuk sama-sama menjadi lebih baik, sempat tujuanku begitu.. dan memang akhirnya begitu, meski aku harus masuk ke dunianya yang asing, tapi aku menikmati semua ini, aku sempat di bilang perempuan tolol dan bodoh kenapa bisa dengannya ! entalah malah aku tak peduli sama sekali apa yang mereka katakan, aku sering disakiti aku diam saja. Dia mulai bertingkah semaunya, selingkuh dan dekat dengan sahabat ops teman ku sendiri, lagi-lagi memang aku sudah tidak punya sahabat semenjak kecewa pada nya..
Awal-awal dulu iya kegilaan ini hanya untuk menutupi rasa perih akibat sakit dahlu sekarang orang itu malah iba melihat kisahku sekarang, dia datang lagin memberi kabar dan rasa ketidak setujuannya atas hubunganku, padahal dia temannya.. dia mengingnkan status mantan kembali menjadi kakak.. iya dulu awalnya kita hanya adik-kakak saja berani saling mencintai, lalu saling melukai, semudah itu dia ingin meperbaikinya..
Tapi yasudahlah aku terima dengan lapang dada lagi-lagi..
Hari-hari aku menjadi asing.. sakit kacau terpuruk.. jiwaku rapuh dan hancur sulit aku kembali kejalan semula, disini terlalu menyiksa..
Berahari-hari aku sabar menghadapinya juga sikaf dia yang begitu saja sementara perasaan dan cintaku terus saja tumbuh aku tak tau apakah dia tau begitu dalamnya aku, sementara dia terlihat memudar.. hingga aku memang tidak pernah tau apa yang ada didalam hatinya dan benaknya..  sampai dia tidak pernah berucap cinta lagi..
Aku lelah pada suatu hari aku dengannya benar-benar berpisah.. berbulan lamanya aku menjadi pendiam dalam sesal dan maniak diantara teman-temanku.. dunia baru kala itu sebab aku baru saja masuk sekolah tinggi.. iya, aku kuliah.. tidak terasa memang.. masa-masa ospek bertemu orang baru kuingat masa-masa lalu..
Masa-masa memiliki teman yang gila, gila jalan-jalan ! gila happy-happy.. juga Kebodohan dan kenakalan dibalik lugu seragam putih abu.. mewarnai jalanan dengan suara khas knalpot vesva tua dengannya aku begitu ramah dan meikmati hujan, orang tuaku sering cemas, murka dan membentak di pesan singkat karna telepon berkal-kali tak kujawab, aku sering begitu sangat sering bahkan berkali-kali diusir karna pulang telat !
Iya orang tuaku kecewa selama ini aku pernah hidup dipesantren aku dididik aku mengaji tapi hasilnya orangtua mana yang tidak kecewa.. iya aku sadar , tapi hanya sebatas sadar saja.. bodoh semoga Tuhan mengampuni aku..



Tidak ada komentar:

Posting Komentar